Tentang BEM FE UNSRI

BEM FE UNSRI merupakan lembaga eksekutif kemahasiswaan di tingkat Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya yang berfungsi sebagai wadah koordinasi, representasi, dan pelaksana program kerja mahasiswa. BEM berperan dalam menggerakkan aspirasi serta mendukung pengembangan mahasiswa melalui tata kelola yang profesional dan akuntabel.

img 8297

Kabinet Nara Juang

Nara Juang berangkat dari premis antropologis bahwa manusia (Nara) adalah subjek yang senantiasa berada dalam proses yang tak selesai, karena itu perjuangan (Juang) diposisikan sebagai mekanisme transformasional yang memungkinkan peningkatan kapasitas diri maupun kolektif. Makna ini tidak dibatasi hanya dengan berjuang melawan tantangan eksternal, tapi juga keberanian bertaruh dengan persoalan internal, yakni berjuang melawan ketidaktahuan untuk menjadi tahu, berjuang melawan ketidakbisaan untuk menjadi bisa.

Dalam semangat ini, pendidikan tidak sekadar transmisi pengetahuan, melainkan sarana pembentukan nilai, karakter, dan rasionalitas yang menopang integritas organisasi. Nara Juang merepresentasikan etos pembelajaran berkelanjutan, di mana ketidaktahuan dan ketidakbisaan menjadi titik awal pengembangan diri. Dengan resiliensi sebagai fondasi, Nara Juang bertujuan membangun ekosistem kebermanfaatan yang berkelanjutan untuk cita yang terus diperjuangkan dan cinta yang terus dirawat, dari kita, untuk kita, kini dan nanti.

Visi & Misi

Visi

Resiliensi BEM FE UNSRI sebagai RUANG GERAK dengan tata kelola unggul dalam mencetak Nara Gemilang yang berdaya demi kebermanfaatan FE, UNSRI, dan Indonesia.

Misi

Ruang Unggul

Cipta iklim organisasi yang humanis, inklusif, akuntabel melalui transformasi standardisasi dan kerja-kerja efektif dengan penguatan systems thinking, resource management, attention to detail, serta kualitas pengambilan keputusan berbasis kepentingan bersama.

Ruang Tumbuh

Katalisator dalam mendorong pertumbuhan kolektif KM FE melalui pengayaan potensi dalam konteks akademik/non akademik serta penguatan kapasitas berpikir analitis dan kreatif guna tercipta lingkungan prestatif dan KM FE yang mengenggam nilai lifelong learning.

Ruang Aman

Menghadirkan ruang aman dan responsif dalam menjawab persoalan mahasiswa melalui pelayanan easy to access dan advokasi yang proaktif berlandaskan tanggung rasa.

Ruang Bakti

Mengaktualisasikan peran mahasiswa dalam menjawab persoalan masyarakat berbasis keilmuan melalui penguatan creative thinking, problem solving, environmental stewardship, dan orientasi dampak yang berkelanjutan.

Ruang Harmoni

Merawat sinergi setiap konstituen melalui transparansi nilai, penguatan komunikasi lintas peran, dan semangat kolaboratif demi terwujudnya KM FE yang selaras bergerak dan selaras berdampak.

Nilai Organisasi

Grit

Grit adalah gairah dan ketekunan untuk mencapai tujuan jangka panjang (Duckworth, 2016). Grit dimaknai sebagai keteguhan komitmen BEM FE UNSRI dalam memperjuangkan tujuan kolektif secara berkelanjutan. BEM FE UNSRI menekankan nilai konsistensi sikap dan kesetiaan pada misi dalam menjamin keberlanjutan pergerakan, efektivitas pelayanan, kesinambungan pengembangan dan pemberdayaan konstituen, serta merawat sinergi agar tetap selaras bergerak dan selaras berdampak.

Eskalatif

Tanpa pertumbuhan dan proses berkelanjutan, kata perbaikan akan kehilangan maknanya. BEM FE UNSRI mengaksentuasi keberanian untuk melampaui rutinitas, mengevaluasi capaian secara kritis, dan mendorong pembaharuan. Eskalasi berkelanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan prasyarat untuk menjaga organisasi tetap relevan dan bermakna dalam daya juang untuk perubahan (Drucker, 1985).

Resiliensi

Resiliensi merujuk pada kapasitas suatu sistem untuk beradaptasi secara berhasil di tengah tekanan (Masten, 2014). BEM FE UNSRI yang resiliensi dimaknai sebagai kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan lentur pada setiap kondisi dan ketidakpastian. Tantangan ditempatkan sebagai bagian dari proses belajar, sehingga dengan nilai ini BEM FE UNSRI dapat terus memastikan keberlangsungan pergerakan, keberlanjutan pelayanan, ketangguhan dalam pemberdayaan dan pengembangan, serta stabilitas sinergi setiap elemen.

Akseleratif

Mengutip apa yang pernah disampaikan oleh pahlawan proklamator kita sekaligus bapak koperasi Indonesia yakni Bung Hatta, yang menjelaskan bahwasanya perjuangan harus disertai kecepatan berpikir dan ketepatan bertindak. BEM FE UNSRI memahami akselerasi sebagai kemampuan untuk bergerka cepat, tepat dan terarah dalam merespons kebutuhan dan peluang strategis. Hal ini diharapkan agar dapat mempercepat realisasi pergerakan, responsivitas pelayanan, mendorong pengembangan dan pemberdayaan, dan menguatkan sinergitas lintas konstituen

Kolaboratif

Helen Adams Keller yakni seorang penulis, aktivis politik, dan dosen yang mendapat penghargaan Presidential Medal of Freedom menjelaskan dengan kesendirian kita dapat berbuah sedikit, dengan bersama kita dapat berbuah jauh lebih banyak. BEM FE UNSRI merawat relasi, dialog, dan kepercayaan sebagai fondasi untuk selaras bergerak dan selaras berdampak. Kolaboratif memperkuat pergerakan inklusif, menghadirkan pelayanan berbasis kebutuhan bersama, mendorong pertumbuhan kolektiv untuk mencapai cita dan merawat cinta sesama.

Budaya Organisasi

Ing Ngarso Sung Tulodo
“Yang di depan memberikan teladan”

BEM FE UNSRI menghadirkan keteladanan di setiap peran bahwa kita harus bertanggung jawab menjaga integritas, etika, dan sikap.

Ing Madyo Mangun Karso
“Yang di tengah memberikan dukungan”

BEM FE UNSRI menegaskan bahwa kita tumbuh dari kebersamaan. Setiap insan hadir dalam selaras bergerak dan selaras berdampak dengan merawat dialog serta menguatkan semangat kolektiv di mana gagasan tumbuh dan dikembangkan bersama.

Tut Wuri Handayani
“Yang di belakang memberikan dorongan”

BEM FE UNSRI mencermikan kedewasaan kepemimpinan yang memberi ruang dan dorongan. Bahwa, Kepemimpinan diartikan sebagai pelayan, pemberdaya, dan katalisator agar setiap jiwa berani melangkah untuk terus bertumbuh karena cita-cita di gapai dari rasa saling percaya dan saling menguatkan.

Struktur Organisasi

img 9166