7e81cc2b f71a 47ca 9b21 e29071bc5c5e

Basic Organization Training Nara Muda 2026: Membangun Fondasi Pergerakan Kabinet Nara Juang

img 8403
screenshot 2026 06 17 104916

Palembang, 10 Mei 2026 – BEM Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya melalui Kabinet Nara Juang sukses menyelenggarakan Basic Organization Training (BOT) Nara Muda 2026 sebagai langkah awal pembinaan dan pembekalan bagi seluruh anggota baru. Kegiatan ini menjadi fondasi strategis dalam membentuk pengurus yang memahami peran, fungsi, serta tanggung jawab organisasi sehingga mampu bergerak selaras dengan visi dan nilai yang diusung Kabinet Nara Juang.

Basic Organization Training dirancang tidak hanya sebagai sarana pengenalan organisasi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan pola pikir kader. Melalui berbagai materi yang disampaikan, peserta diajak untuk mengembangkan integritas, memperkuat kemampuan bekerja sama, serta membangun kesadaran akan pentingnya kontribusi nyata bagi lingkungan fakultas maupun masyarakat luas.

Pada sesi pertama, Muhammad Fajry menyampaikan materi bertajuk Grand Speech. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya membangun fondasi awal pergerakan kabinet yang berlandaskan integritas, keberanian berpikir, ketajaman analisis, dan aksi nyata. Materi ini berfokus pada pembentukan pola pikir serta penyelarasan visi agar setiap anggota baru memiliki arah gerak yang jelas sejak awal masa kepengurusan.

Selanjutnya, Ahmad Syaifullah, S.E., M.Si. membawakan materi Social Capital. Beliau menjelaskan bahwa keberlangsungan sebuah organisasi sangat dipengaruhi oleh modal sosial yang dimiliki, seperti kepercayaan (trust), jaringan (networks), komunikasi yang terbuka, serta kemampuan bekerja sama. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu mendelegasikan tugas sesuai potensi sumber daya manusia yang dimiliki serta membangun rasa memiliki (sense of belonging) di antara anggota organisasi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Salman Afif melalui sesi Menuju Keberdampakan. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menemukan alasan mendasar atau why dalam berorganisasi sehingga mampu memaknai setiap tantangan sebagai ruang pertumbuhan dan pembelajaran. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan di BEM FE UNSRI tidak hanya ditentukan oleh capaian individu atau divisi tertentu, melainkan oleh keterhubungan dan sinergi antar-divisi yang harmonis demi menghasilkan kebermanfaatan yang lebih luas.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini turut menghadirkan sesi Leaderless Group Discussion (LGD) sebagai wadah diskusi interaktif bagi para peserta. Melalui sesi ini, pengurus baru diberikan kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, meningkatkan keterampilan pemecahan masalah (problem solving), serta melatih kemampuan berkolaborasi dan berkomunikasi dalam tim. LGD juga menjadi sarana untuk melihat bagaimana peserta mengambil keputusan strategis secara efektif tanpa adanya pemimpin yang ditunjuk secara formal.

Melalui penyelenggaraan Basic Organization Training Nara Muda 2026, diharapkan seluruh anggota baru BEM FE UNSRI dapat memiliki pemahaman organisasi yang kuat, karakter kepemimpinan yang adaptif, serta semangat kolaborasi yang tinggi. Dengan bekal tersebut, para pengurus diharapkan mampu menjadi bagian dari pergerakan Kabinet Nara Juang yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menciptakan dampak positif dan berkelanjutan bagi Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya serta masyarakat secara luas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kamu butuh info beasiswa?

X